Home / Informasi Pendidikan / Materi Pembelajaran

Minggu, 22 Mei 2022 - 16:08 WIB

Level Kognitif Soal C1, C2,C3, C4, C5, C6

Level Kognitif Soal C1, C2,C3, C4, C5, C6 – Kegiatan penilaian merupakan salah satu tugas utama guru selain melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Level Kognitif Soal Pada proses penilaian pembelajaran ini, guru bisa melakukan penilaian secara formatif yaitu evaluasi yang dilakukan setiap akhir pembahasan satu bab atau topik bahasan. Guru juga bisa melakukan penilaian secara sumatif yaitu penilaian yang dilakukan pada akhir waktu yang ditentukan untuk mengevaluasi lebih dari satu bab atau pokok bahasan, seperti pelaksanaan UTS atau UAS.

Level Kognitif Soal
Level Kognitif Soal

Admin Gurudikmen.com – Pada proses penilaian, guru harus menyiapkan instrumen penilaian yang akan diberikan kepada siswa. Instrumen penilaian yang banyak digunakan oleh guru di antaranya instrumen berupa soal tes tertulis. Nah dalam penyusunan soal untuk penilaian ini tidak sembarang lho, ada aturan dan tata cara yang mesti diikuti oleh guru.

Level Kognitif Soal C1, C2,C3, C4, C5, C6

Dalam penyusunan soal, hal yang pertama harus guru siapkan adalah menmbuat kisi-kisi soal. Pada kisi-kisi soal ini guru harus menentukan indikator soal. Indikator soal ini harus disusun dengan benar karena akan mencerminkan soal yang akan dibuat. Level Kognitif Soal Pada penentuan dan pembuatan indikator soal ini ada yang perlu diperhatikan oleh guru yaitu level kognitif sebagai tuntutan kurikulum yang harus dicapai oleh siswa setelah pembelajaran. Apa itu level kognitif? Bagaimana penerapan dalam soal? Untuk menjawabnya, mari kita simak pembahasannya.

Bicara tentang level kognitif, secara sederhana level kognitif merupakan klasifikasi/tingkatan kemampuan siswa dalam menerima sesuatu yang dijelaskan. Level kognitif sendiri sangat erat kaitannya dengan taksonomi Bloom.

Taksonomi Bloom sebagai penemuan dari Benjamin Bloom memuat hierarki atau klasifikasi dari tiga ranah domain yang menjadi target dalam pendidikan, yaitu ranah kognitif (pengetahuan), psikomotor (keterampilan), dan afektif (sikap). Level Kognitif Soal Setiap ranah memiliki tingkatan dari yang paling rendah sampai paling tinggi. Pada artikel ini akan lebih fokus membahas tentang level kognitif atau ranah kognitif.

Pengertian Level Kognitif

Level kognitif mencerminkan dimensi proses kognitif aspek pengetahuan yang diukur dari sebuah soal. Dimensi proses kognitif aspek pengetahuan menurut Bloom yang disempurnakan oleh Anderson dan Krathwohl pada tahun 2001 sebagai berikut.

  • Mengingat atau C1, yang merupakan proses kognitif dalam mengemukakan kembali apa yang sudah dipelajari dari guru, buku, sumber lainnya sebagaimana aslinya, tanpa melakukan perubahan.
  • Memahami atau C2, yang merupakan proses kognitif yang ditandai dengan sudah adanya proses pengolahan dari bentuk aslinya tetapi arti dari kata, istilah, tulisan, grafik, tabel, gambar foto tidak berubah.
  • Menerapkan atau C3, yang merupakan proses kognitif dalam menggunakan informasi, konsep, prosedur, prinsip, hukum, teori yang sudah dipelajari untuk sesuatu yang baru/belum dipelajari.
  • Menganalisis atau C4, yang merupakan proses kognitif dalam menggunakan keterampilan yang telah dipelajarinya terhadap suatu informasi yang belum diketahuinya dalam mengelompokkan informasi, menentukan keterhubungan antara satu kelompok/informasi dengan kelompok/ informasi lainnya, antara fakta dengan konsep, antara argumentasi dengan kesimpulan, benang merah pemikiran antara satu karya dengan karya lainnya.
  • Mengevaluasi atau C5, yang merupakan proses kognitif dalam menentukan nilai suatu benda atau informasi berdasarkan suatu kriteria.
  • Mengkreasi ataun C6, yang merupakan proses kognitif dalam membuat sesuatu yang baru dari apa yang sudah ada sehingga hasil tersebut merupakan satu kesatuan utuh dan berbeda dari komponen yang digunakan untuk membentuknya.
Level Kognitif
Level Kognitif

Level kognitif terdiri dari 3 level utama, yaitu level 1 (knowing), level 2 (applying), dan level 3 (reasoning), Setiap level memiliki level kognitif sesuai dengan taksonomi Bloom mulai dari C1 sampai C6. Pada setiap level C1 sampai C6 tersebut terdapat kata kerja operasional (KKO) yang bisa digunakan oleh guru untuk membuat indikator soal sehingga tergambar level kognitif soal tersebut.

Kegiatan penilaian merupakan salah satu tugas utama guru selain melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Level Kognitif Soal Pada proses penilaian pembelajaran ini, guru bisa melakukan penilaian secara formatif yaitu evaluasi yang dilakukan setiap akhir pembahasan satu bab atau topik bahasan. Guru juga bisa melakukan penilaian secara sumatif yaitu penilaian yang dilakukan pada akhir waktu yang ditentukan untuk mengevaluasi lebih dari satu bab atau pokok bahasan, seperti pelaksanaan UTS atau UAS.

Baca Juga  Capaian Pembelajaran Seni Musik Kurikulum Merdeka 2022 Lengkap

Pada proses penilaian, guru harus menyiapkan instrumen penilaian yang akan diberikan kepada siswa. Instrumen penilaian yang banyak digunakan oleh guru di antaranya instrumen berupa soal tes tertulis. Nah dalam penyusunan soal untuk penilaian ini tidak sembarang lho, ada aturan dan tata cara yang mesti diikuti oleh guru.

Dalam penyusunan soal, hal yang pertama harus guru siapkan adalah menmbuat kisi-kisi soal. Pada kisi-kisi soal ini guru harus menentukan indikator soal. Level Kognitif Soal Indikator soal ini harus disusun dengan benar karena akan mencerminkan soal yang akan dibuat. Pada penentuan dan pembuatan indikator soal ini ada yang perlu diperhatikan oleh guru yaitu level kognitif sebagai tuntutan kurikulum yang harus dicapai oleh siswa setelah pembelajaran. Apa itu level kognitif? Bagaimana penerapan dalam soal? Untuk menjawabnya, mari kita simak pembahasannya.

Bicara tentang level kognitif, secara sederhana level kognitif merupakan klasifikasi/tingkatan kemampuan siswa dalam menerima sesuatu yang dijelaskan. Level kognitif sendiri sangat erat kaitannya dengan taksonomi Bloom.

Taksonomi Bloom sebagai penemuan dari Benjamin Bloom memuat hierarki atau klasifikasi dari tiga ranah domain yang menjadi target dalam pendidikan, yaitu ranah kognitif (pengetahuan), psikomotor (keterampilan), dan afektif (sikap). Level Kognitif Soal Setiap ranah memiliki tingkatan dari yang paling rendah sampai paling tinggi. Pada artikel ini akan lebih fokus membahas tentang level kognitif atau ranah kognitif.

Level kognitif terdiri dari 3 level utama, yaitu level 1 (knowing), level 2 (applying), dan level 3 (reasoning), Setiap level memiliki level kognitif sesuai dengan taksonomi Bloom mulai dari C1 sampai C6. Pada setiap level C1 sampai C6 tersebut terdapat kata kerja operasional (KKO) yang bisa digunakan oleh guru untuk membuat indikator soal sehingga tergambar level kognitif soal tersebut.

Level Kognitif Soal
Level Kognitif Soal

Level Kognitif yang Dipakai dalam Penyusunan Soal Ulangan

Level Kognitif Soal Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) yang kini berubah nama menjadi Pusat Asesmen Pembelajaran (Pusmenjar) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengelompokkan level kognitif ke dalam 3 level yaitu level pengetahuan dan pemahaman (level 1) mengukur proses berpikir C1 dan C2, level aplikasi (level 2) mengukur proses berpikir C3, dan level penalaran (level 3) mengukur proses berpikir C4, C5, dan C6. Penjelasannya adalah sebagai berikut.

Level Pengetahuan dan Pemahaman (Level 1)

  • Peserta didik pada level pengetahuan dan pemahaman ini dituntut untuk memiliki kemampuan standar minimum dalam menguasai pelajaran. Berikut adalah rincian kemampuannya.
  • Memperlihatkan ingatan dan pemahaman dasar terhadap materi pelajaran dan dapat membuat generalisasi yang sederhana.
  • Memperlihatkan tingkatan dasar dalam pemecahan masalah dalam pelajaran, paling tidak dengan satu cara.
  • Memperlihatkan pemahaman dasar terhadap grafik-grafik, tabel-tabel, dan materi visual lainnya.
  • Mengkomunikasikan fakta-fakta dasar dengan menggunakan terminologi yang sederhana.

Level Aplikasi (Level 2)

  • Peserta didik pada level aplikasi ini dituntut untuk memiliki kemampuan aplikatif. Berikut adalah rincian kemampuannya.
  • Memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pelajaran dan dapat mengaplikasikan gagasan-gagasan dan konsep-konsep dalam konteks tertentu.
  • Menginterpretasi dan menganalisis informasi dan data.
  • Memecahkan masalah-masalah rutin dalam pelajaran.
  • Menginterpretasi grafik-grafik, tabel-tabel, dan materi visual lainnya.
  • Mengomunikasikan dengan jelas dan terorganisasi penggunaan terminologi.Level Penalaran (Level 3)
  • Peserta didik pada level penalaran ini dituntut untuk memiliki kemampuan penalaran dan logika. Berikut adalah rincian kemampuannya.
  • Memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman yang luas terhadap materi pelajaran dan dapat menerapkan gagasan-gagasan dan konsep-konsep dalam situasi yang familiar, maupun dengan cara yang berbeda.
  • Menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi gagasan-gagasan dan informasi yang faktual.
  • Menjelaskan hubungan konseptual dan informasi yang faktual.
  • Menginterpretasi dan menjelaskan gagasan-gagasan yang kompleks dalam pelajaran.
  • Mengekspresikan gagasan-gagasan nyata dan akurat dengan menggunakan terminologi yang benar.
  • Memecahkan masalah dengan berbagai cara dan melibatkan banyak variabel.
  • Mendemonstrasikan pemikiran-pemikiran yang original

Level Kognitif, Dimensi Proses Kognitif, dan Contoh Kata Kerja Operasional dalam Penyusunan Soal Ulangan. Bagaimana kata kerja operasional yang sesuai dengan level kognitif yang ditetapkan oleh Pusmenjar Kemendikbud dan dimensi proses kognitif yang ditetapkan oleh Bloom (yang disempurnakan oleh Anderson dan Krathwohl). Berikut adalah penjelasannya.

Baca Juga  Alur Tujuan Pembelajaran Bahasa Jepang Kelas 9 Lengkap Kurikulum Merdeka

Kata Kerja Operasional pada Level Pengetahuan dan Pemahaman (Level 1)

Level pengetahuan dan pemahaman mencakup dimensi proses kognitif mengingat (C1) dan memahami (C2).

Dimensi mengingat (C1) merupakan dimensi peserta didik dalam mengambil pengetahuan dari memori jangka panjang, yang terdiri dari:

  • mengenali (mengidentifikasi) dan
  • mengingat kembali.
  • Kata kerja operasional pada dimensi mengingat ini terdiri dari:
  • mengidentifikasi,
  • menentukan (menyebutkan, menunjukkan)
  • mendaftar,
  • mendefinisikan, dan
  • melabel.

Dimensi memahami (C2) merupakan dimensi peserta didik dalam mengonstruksi makna dari materi pembelajaran, termasuk apa yang diucapkan, ditulis, dan digambar oleh guru, yang terdiri dari:

  • menafsirkan (mengklarifikasi, menerjemahkan),
  • mencontohkan (mengilustrasikan),
  • mengklasifikasikan,
  • merangkum,
  • menyimpulkan (inferensi),
  • membandingkan (mengontraskan), dan
  • menjelaskan.
  • Kata kerja operasional pada dimensi memahami ini terdiri dari:
  • menafsirkan (data)
  • menerjemahkan,
  • mengklarifikasi,
  • memarafrasekan,
  • mengilustrasikan,
  • mengelompokkan,
  • mengklasifikasi,
  • merangkum,
  • meringkas,
  • menyimpulkan (data, karangan, dll)
  • menyarikan (merangkum),
  • mengekstrapolasi,
  • memprediksi (data/konteks sederhana),
  • membandingkan,
  • mengontraskan,
  • menjelaskan,
  • mendeskripsikan, dan
  • menentukan (kesimpulan, penjelasan, ringkasan, dll).

Kata Kerja Operasional pada Level Aplikasi (Level 2)

Level aplikasi mencakup dimensi proses kognitif mengaplikasikan (C3).

Dimensi mengaplikasikan (C3) merupakan dimensi peserta didik dalam menerapkan atau menggunakan suatu prosedur dalam keadaan tertentu, yang terdiri dari:

  • mengeksekusi (melaksanakan) dan
  • mengimplementasikan (menggunakan).
  • Kata kerja operasional pada dimensi mengaplikasikan ini terdiri dari:
  • menggunakan,
  • menerapkan,
  • mengubah,
  • menentukan (hasil perhitungan, dll), dan
  • menghitung.

Kata Kerja Operasional pada Level Penalaran (Level 3)

Level penalaran mencakup dimensi proses kognitif menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mengkreasi (C6).

Dimensi menganalisis (C4) merupakan dimensi peserta didik dalam memecah-mecah materi menjadi bagian-bagian penyusunnya dan menentukan hubungan-hubungan antar bagian itu serta hubungan antara bagian-bagian tersebut dengan keseluruhan struktur atau tujuan, yang terdiri dari:

  • membedakan (memilah, memfokuskan),
  • mengorganisasi,
  • mengatributasi, dan
  • menentukan sudut pandang.
  • Kata kerja operasional pada dimensi menganalisis ini terdiri dari:
  • menganalisis,
  • membedakan,
  • memilah,
  • menghubungkan,
  • menemukan koherensi,
  • menentukan,
  • menyelidiki (sudut pandang) rediksi (fenomena kompleks), dan
  • memfokuskan (inti permasalahan).

Dimensi mengevaluasi (C5) merupakan dimensi peserta didik dalam mengambil keputusan berdasarkan kriteria dan/atau standar, yang terdiri dari:

  • memeriksa (menguji, mendeteksi) dan
  • mengkritik (menilai).

Kata kerja operasional pada dimensi mengevaluasi ini terdiri dari:

  • menilai,
  • mengkritik,
  • mendeteksi,
  • memeriksa (kesesuaian), dan
  • menentukan (kelebihan dan kekurangan).

Level Kognitif Soal Dimensi mengkreasi (C6) merupakan dimensi peserta didik dalam memadukan bagian-bagian untuk membentuk sesuatu yang baru dan koheren atau membuat suatu ide/saran/gagasan yang orisinal, yang terdiri dari:

  • merumuskan,
  • merencanakan, dan
  • memproduksi (mengonstruksi).

Kata kerja operasional pada dimensi mengkreasi ini terdiri dari:

  • merencanakan,
  • merevisi,
  • mengembangkan,
  • membangun,
  • memodifikasi,m
  • mendesain,
  • menentukan (saran),
  • merumuskan (hipotesis),
  • merancang, dan
  • mengkreasi (ide, gagasan baru dan orisinal).

Contoh Penerapan Level Kognitif pada Kisi-kisi Soal Ulangan

Penentuan level kognitif adalah suatu keharusan dalam proses penyusunan kisi-kisi soal ulangan. Pada matriks kisi-kisi soal ulangan, terdapat bagian tersendiri yang digunakan untuk menentukan level kognitif soal. Berikut adalah contohnya. Fokuskan pada bagian yang diberi warna merah!

Pada mata pelajaran Matematika kelas 6 Sekolah Dasar, penulis dihadapkan dengan kompetensi dasar “menjelaskan dan melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian yang melibatkan bilangan bulat negatif”. Level Kognitif Soal Kompetensi dasar tersebut hendak penulis susun soal uraiannya. Karena bunyi kompetensi dasarnya ditandai dengan kata “menjelaskan” maka penulis putuskan level kognitif soal ini adalah level 1, yaitu level pengetahuan dan pemahaman. Level Kognitif Soal Dari hasil penentuan level inilah akhirnya penulis bisa merumuskan indikator soal, hingga indikator soalnya berbunyi “peserta didik dapat menentukan hasil operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat negatif”.

Demikianlah bahasan mengenai Level Kognitif Soal pada penyusunan soal ulangan. Mudah dipahami bukan, sahabat pendidik? Penulis mengupas level kognitif ini berdasarkan Panduan Penilaian Tes Tertulis yang diterbitkan oleh Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai berikut.

Nah itulah beberapa Level Kognitif Soal C1, C2,C3, C4, C5, C6. Semoga dengan adanya Informasi tersebut dapat membantu ibu bapak dan ibu guru. Salam guru hebat. untuk bapak ibu yang membutuhkan informasi seputaran bahan ajar kimia bisa mengunjungi website kami mengajarkimia.com. terima kasih

Share :

Baca Juga

Jadwal Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan Tahun 2022

Informasi Pendidikan

Jadwal Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan Tahun 2022
Pengumuman Hasil SKD dan SKB CPNS 2021

Info CPNS

Pengumuman Hasil SKD dan SKB CPNS 2021
Sistem Ujian PPG DALJAB Berbasis Daring Domisili Tahun 2022

Informasi Pendidikan

Sistem Ujian PPG DALJAB Berbasis Daring Domisili Tahun 2022
Cara Cetak Kartu Peserta Ujian PPG Tahun 2022

Informasi Pendidikan

Cara Cetak Kartu Peserta Ujian PPG Tahun 2022
Pengertian Kurikulum Merdeka Belajar

Informasi Pendidikan

Pengertian Kurikulum Merdeka Belajar, Latar Belakang, Keunggulan dan Perbedaan Dengan Kurikulum Sebelumnya
PPG Prajabatan 2022

Informasi Pendidikan

PPG Prajabatan 2022 Tanpa Nomor UKG dan NUPTK Begini Cara nya
Materi Kurikulum Merdeka Tahun 2022 Ekonomi Tingkat SMA

Materi Pembelajaran

Materi Kurikulum Merdeka Tahun 2022 Ekonomi Tingkat SMA
Kalender Pendidikan 2022 Lengkap Pembahasan

Informasi Pendidikan

Kalender Pendidikan 2022 Lengkap Pembahasan