Tips Lulus Tes CPNS 2017

TIPS LULUS TES CPNS 2017

Ilustrasi CPNS 2017
Ilustrasi CPNS 2017

Gurudikmen.com – Assalamu’alaikum wr.wb. selamat sore dan salam sejahtera untuk guru-guru seluruh indonesia dimanapun anda berada

Sangat penting untuk diketahui berikut adalah informasi terbaru infokemendikbud.com tentang Tips Lulus Tes CPNS 2017, Cek Materinya.

Masyarakat yang berminat mengikuti seleksi penerimaan CPNS 2017, wajib  memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Mulai berdasarkan pendaftaran  serta persyaratan lain supaya lolos seleksi administrasi.

Langkah berikutnya merupakan mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) yang memakai sistem computer assisted tes (CAT).

Melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 20/2017 mengenai Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS & Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017, pemerintah tetapkan tiga grup materi soal SKD.

Ketiga grup soal dimaksud adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Kabag Komunikasi Publik Kementerian PANRB Suwardi berkata, agar lolos ke tahapan berikutnya, peserta seleksi harus lolos ambang batas (passing grade) yg akan ditetapkan dengan Peraturan Menteri PANRB.

Untuk itu, peserta diminta mempersiapkan diri dengan menilik sinkron menggunakan terali yg telah ditetapkan.

TWK dimaksudkan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan Indonesia. Keempat pilar itu mencakup Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Indoensia (NKRI).

NKRI ini meliputi sistem Tata Negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia pada tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

Materi kedua merupakan Tes Intelegensi Umum (TIU) yang dimaksudkan buat menilai kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan keterangan secara lisan maupun tulis.

Tes ini juga buat menilai kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi, perhitungan nomor  & melihat interaksi diantara nomor -angka.

TIU pula buat mengetahui kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut & sistematis, dan akal budi analitis, yaitu kemampuan mengurai suatu pertarungan secara sistematik.

Adapun Tes Karakteristik Pribadi (TKP) buat menilai integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan penemuan, orientasi dalam pelayanan, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja berdikari & tuntas, kemauan & kemampuan belajar berkelanjutan.

‘TKP jua buat menilai kemampuan bekerja sama pada kelompok, & kemampuan menggerakkan & mengkoordinir orang lain,’ imbuh Suwardi.

Selain itu, buat lulus tes peserta masih harus mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Ini tidak sinkron menggunakan seleksi beberapa tahun lalu, yang tidak mengharuskan adanya SKB.

Berdasarkan Permen PANRB No 20/2017 tadi, materi Seleksi Kompetensi Bidang ditetapkan instansi pembina jabatan fungsional, sedangkan materi seleksi buat jabatan pelaksana ditetapkan sang instansi yg membidangi urusan jabatan pelaksana dimaksud.

Namun jika instansi pembina jabatan fungsional atau instansi  yang membidangi urusan jabatan pelaksana belum siap menyusun materi SKB, maka penyusunannya dilakukan Pejabat Pembina Kepegawaian instansi yg melakuan pengadaan CPNS.

Materi  SKB selanjutnya dikoordinasikan dan diintegrasikan ke pada sistem CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Suwardi menambahkan, nir semua peserta yg lolos passing grade mampu mengikuti SKB. Jumlah peserta yg dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang paling banyak 3 kali jumlah kebutuhan dalam masing-masing jabatan dari peringkat nilai seleksi kompetensi dasar.

Adapun SKB dilakukan memakai CAT & bisa ditambah menggunakan tes lainnya sinkron dengan kebutuhan jabatan. Pelaksanaan CAT menggunakan fasilitas personal komputer   & penunjang lain yg disiapkan BKN dan/atau menggunakan fasilitas personal komputer  dan penunjang yg dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan dimungkinkan pula menggunakan fasilitas mandiri yg disiapkan oleh instansi di bawah koordinasi BKN.

Bagi instansi yang belum siap buat melaksanakan seleksi kompetensi bidang menggunakan CAT, bisa melakukan minimal 2 bentuk tes, diantaranya, yaitu tes praktik kerja, menggunakan materi & penguji yg berkompeten sinkron menggunakan kebutuhan jabatan, & tes fisik/kesamaptaan, psikologis, kesehatan jiwa, dan wawancara sesuai yang dipersyaratkan sang Jabatan.

Dalam hal ini, instansi bersangkutan harus menciptakan dan membicarakan panduan pada Panselnas terkait dengan rencana aplikasi seleksi kompetensi bidang sebelum aplikasi SKD dimulai. ‘Pengolahan hasil Seleksi Kompetensi Bidang dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), yang hasilnya disampaikan ke PANSELNAS dalam bentuk softcopy & hardcopy,’ pungkas Suwardi.

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di www.gurudikmen.com. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Baca Juga : Berkas dan Cara Terbaru Pendaftaran Online CPNS 2017