JK Kurikulum Pendidikan Berubah Tiap Tahun Tidak Efisien

313 views

JK KURIKULUM PENDIDIKAN BERUBAH TIAP TAHUN TIDAK EFISIEN

JK Kurikulum Pendidikan Berubah Tiap Tahun Tidak Efisien

JK Kurikulum Pendidikan Berubah Tiap Tahun Tidak Efisien

Gurudikmen.com – Assalamu’alaikum wr.wb. selamat sore dan salam sejahtera untuk guru-guru seluruh indonesia dimanapun anda berada.

Pemerintah menghentikan ad interim aplikasi Kurikulum 2013 & kembali menggunakan Kurikulum 2006. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai, sistem pendidikan dalam Indonesia yang berubah tiap tahun menjadi kurang efisien.

“Tiap tahun mengganti sistem, tidak efisien. Karena tetap saja ada hal-hal prinsip yang fundamental,” istilah JK dalam acara Rembuk Nasional Pendidikan & Kebudayaan Nasional 2015, dalam Balai Diklat Dikbud Depok, Jawa Barat,

Jusuf Kalla menyampaikan, perubahan sistem yang terjadi tidak pernah menghapuskan 3 unsur pokok, yaitu membaca, mendengarkan, & diskusi. Perubahan sistem hanya melebihi satu unsur & mengurangi unsur lainnya.

“(Kalau mengganti sistem) itu beda-beda sedikit, dulu mendengarkan guru, sekarang jadi mendengarkan & mampu berdiskusi beserta guru. Zaman saya mana boleh seperti itu,” ujar JK.

Mantan Ketua Umum Golkar itu menyampaikan, boleh saja mengganti, karena pendidikan melihat ke depan, penuh beserta inovasi. Ia memberi perumpamaan museum & sekolah. Jila museum melihat ke belakang, sedangkan sekolah melihat ke depan.

“Jangan dari berubah karena memang ilmu harus berubah lebih baik tapi jangan dari mengganti,” tutur JK.

Dia menegaskan, mengukur pendidikan tidak mampu pribadi dievaluasi. Apa yang diajarkan dalam hari ini, hasilnya baru akan terlihat beberapa tahun ke depan. “Bisa dipakai matematika, ekamatra, IPA & IPS. Pendidikan selalu berbicara ke depan,” tegas JK.

Menteri Kebudayaan & Pendidikan Dasar & Menengah Anies Rasyid Baswedan memutuskan menghentikan aplikasi Kurikulum 2013 dalam seluruh Indonesia. Kurikulum 2013 selanjutnya diperbaiki & dikembangkan melalui sekolah-sekolah yang sejak Juli 2013 telah menerapkannya.

“Proses penyempurnaan Kurikulum 2013 tidak berhenti, akan diperbaiki & dikembangkan, serta dilaksanakan dalam sekolah-sekolah percontohan yang selama ini telah menggunakan Kurikulum 2013 selama 3 semester terakhir,” istilah Mendikbud Anies Baswedan dalam Kemdikbud Jakarta,

Implementasi Kurikulum 2013 secara bertahap & terbatas telah dilakukan dalam Tahun Pelajaran 2013/2014 dalam 6.221 sekolah dalam 295 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Hanya sekolah-sekolah inilah yang diwajibkan menjalankan kurikulum tersebut sebagai tempat untuk memperbaiki & mengembangkan Kurikulum 2013 ini.

Selain sekolah tersebut, sekolah yang baru menerapkan satu semester Kurikulum 2013 akan tetap menggunakan Kurikulum 2006 hingga mereka sungguh siap menerapkan Kurikulum 2013.

Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Kemdikbud) mengambil keputusan ini sesuai berita bahwa sebagian akbar sekolah belum siap melaksanakan Kurikulum 2013 karena beberapa hal, antara lain masalah kesiapan buku, sistem penilaian, penataran guru, pendampingan guru & pelatihan Kepala Sekolah.

Baca Juga : FAKTA DI BALIK PENETAPAN TANGGAL 2 MEI SEBAGAI HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya di facebook gurudikmen.com dan tetap kunjungi situs kami di www.gurudikmen.com. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Berubah Tiap Tahun Tidak Efisien JK Kurikulum Pendidikan Berubah JK Kurikulum Pendidikan Berubah Tiap Tahun Tidak Efisien Kurikulum Pendidikan Berubah Tiap Tahun Tidak Efisien Pendidikan Berubah Tiap Tahun Tidak Efisien

Author: 
author

Related Post

Leave a reply