Banyuwangi Gelar Festival Pendidikan di RTH Bajulmati

164 views

BANYUWANGI GELAR FESTIVAL PENDIDIKAN DI RTH BAJULMATI

Banyuwangi Gelar Festival Pendidikan di RTH Bajulmati

Banyuwangi Gelar Festival Pendidikan di RTH Bajulmati

Gurudikmen.com – Assalamu’alaikum wr.wb. salam sejahtera untuk guru-guru seluruh indonesia dimanapun anda berada.

Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Pendidikan. Festival jelang Hari Pendidikan ini menampilkan beragam inovasi dan kreasi para pelajar dari jenjang SD hingga SLTA.

Even yang masuk schedule Banyuwangi Festival 2017 ini dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bajulmati, Wongsorejo. Ribuan siswa dari berbagai jenjang dan pendidik terlihat ikut meramaikan pageant tersebut.

Festival pendidikan adalah wadah kreativitas dan inovasi sekolah dari jenjang PAUD hingga SLTA. Dalam festival ini, inovasi-inovasi sekolah dipamerkan dalam etalase pameran pendidikan. Antara lain, gerakan sepeda ontel oleh beberapa SD, Program Siswa Asuh Sebaya, karya sun cell oleh siswa SMK, hingga program peduli lingkungan laut.

Melalui through teleconferens, Festival Pendidikan ini dibuka Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang saat ini menghadiri High Level Meeting Leadership Enhancement and Administrative Development for Innovative Governance in Asia (LEADING) di Tokyo Jepang.

Dalam pembukaan Anas mengatakan jika pendidikan pilar utama untuk mencapai kemajuan sebuah bangsa. Untuk itu, guru dan generasi muda sangat berperan penting.

Pemkab terus berkomitmen meningkatkan pendidikan. Porsi APBD terbesar masih untuk pendidikan untuk mendukung berbagai application pendidikan agar warga bisa menikmati pendidikan yang lebih baik dan jenjang lebih tinggi, ujar Anas melalui teleconference.

Di hadapan para siswa, Anas juga mendorong mereka terus meningkatkan kapasitasnya untuk bisa bersaing di ranah global tapi tetap berpijak pada budaya dan tradisi lokal yang luhung.

Selain unjuk inovasi program, even dimaksud juga menampilkan permainan tradisional, seperti lomba egrang, kelompen, dagongan, gobag sodor.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Sulihtiyono, menambahkan, Banyuwangi sendiri selama enam tahun terakhir ini telah menggagas sejumlah inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Seperti, Siswa Asuh Sebaya (SAS), sebuah application kepedulian oleh para siswa didik mampu untuk membantu siswa yang tidak mampu.

Sejak dilaunching 2013 hingga kini, telah terkumpul Rp 9,5 miliar. Dari jumlah tersebut ninety persen telah terdistribusi untuk membantu meringankan biaya pendidikan anak yang tidak mampu.

Selain itu juga ada Beasiswa Banyuwangi Cerdas, bantuan biaya pendidikan gratis bagi siswa tidak mampu namun berprestasi yang diberikan kepada siswa dari jenjang SD hingga perguruan tinggi. Program beasiswa Banyuwangi Cerdas pada 2016 dialokasikan Rp three,seventy five miliar bagi mahasiswa berprestasi tidak mampu, mahasiswa yatim piatu dan penyandang disabilitas berprestasi.

Sejak 2011, beasiswa yang telah disalurkan mencapai Rp 14,four miliar untuk membiayai 700 anak muda berprestasi yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Bagi mereka yang tidak bisa melanjutkan sekolah, Pemkab juga telah menyiapkan jaring dalam sebuah software Gerakan Daerah Angkat Anak Putus Sekolah (Garda Ampuh).

Hingga akhir 2016 lalu telah mampu meluluskan 5.098 siswa yang putus sekolah, pungkasnya.
(fat/fats)

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya di facebook gurudikmen.com dan tetap kunjungi situs kami di www.gurudikmen.com. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Baca Juga : BALADA KAUM KORBAN SALAH URUS PENDIDIKAN

Banyuwangi Gelar Festival Pendidikan Banyuwangi Gelar Festival Pendidikan di RTH Bajulmati Berita Festival Pendidikan Lintas Nasional Pendidikan

Author: 
author

Related Post

Leave a reply